House of Rice: Pusat Bertemunya Stakeholder Beras Indonesia

Indonesia merupakan konsumen sekaligus produsen beras terbesar di dunia. Hal tersebut menyebabkan bisnis beras tidak hanya mempertimbangkan aspek ekonomi belaka, namun juga aspek-aspek lain yang mengikuti seperti sosial, budaya, politik dan psikologis. Pemikiran-pemikiran dan kepedulian itulah yang juga membuat CEO TPSF Bapak Joko Mogoginta beserta 4 tokoh perberasan lainnya di Indonesia yaitu Bapak M. Husein Sawit, Bapak Anton Apriyantono, Bapak Bayu Krisnamurthi dan Bapak Tito Pranolo, memprakarsai terbentuknya House of Rice.

House of Rice (HoR) merupakan pusat bertemunya stakeholder beras di Indonesia yang diresmikan pada tanggal 18 Desember 2015 di Patra Kuningan Jakarta. Pada hari Jumat, 26 Februari 2016, House of Rice (HoR) melakukan pertemuan atau diskusi kali keduanya dengan mengundang berbagai stakeholder dari perberasan, dari mulai produsen, pejabat pemerintah, akademisi dan pelaku bisnis.

Pada pertemuan kedua ini HoR diisi oleh pembicara Prof. Dr. Bustanul Arifin yang juga Guru Besar dari Universitas Lampung. Tema yang diangkat adalah “Tantangan Industri Beras dalam Era Pasar Tunggal ASEAN”.